Back
December 23, 2014 - 9:39 AM

Terkendala Harga Tanah, Pengembang Rumah Mewah pun Mulai Tawarkan Konsep Compact Housing

TRIBUNNEWS.COM, SURABAYA – Harga tanah terus membubung tinggi. Sementara pertumbuhan pendapatan masyarakat tidak mampu menandingi. Tak ayal, pengembang mulai memikirkan strategi untuk tetap bisa menjual rumah dengan harga yang masuk akal. Konsep rumah compact, atau rumah ringkas, sudah lama jadi solusi untuk itu. Namun, menariknya, konsep inipun kini diusung oleh pengembang rumah mewah, karena merekapun sudah kewalahan dengan harga tanah yang ada. Salah satu pengembang perumahan elit yang mulai memakai konsep rumah compact, adalah PT Intiland Development Tbk, yang di Surabaya tengah mengembangkan kompleks perumahan mewah Graha Natura. Direktur Marketing Intiland Development, Harto Laksono mengatakan, pihaknya mengakali mahalnya harga tanah dengan konsep ini. “Tanah untuk setiap unit tidak lagi sebesar biasanya, karena harga tanah memang mahal sekali. Tapi, kami harus akomodir kebutuhan ruang sebuah rumah mewah, jadi membangunnya ke atas, tidak ke samping lagi,” kata Harto, ditemui Senin (24/11/2014). Harto mengatakan, desain rumah terbaru yang ditawarkan pihaknya, memiliki luas tanah 90 meter persegi. Namun, karena tetap harus punya ruang yang komplit, maka unit bangunan yang dijual punya tiga lantai. “Memang menambah lantai itu makan biaya yang tidak sedikit. Tapi, tetap lebih efisien kalau dibandingkan dengan harga tanah,” kata dia. Satu unit rumah dengan tiga lantai di Graha Natura dibanderol Rp 2,2 miliar. Menurut Harto, harga rumah tiga lantai ini lebih murah sekitar Rp 1 miliar, dari unit rumah di Graha Natura yang punya dua lantai, tapi dengan tanah yang lebih luas. “Kita tahu kondisi ekonomi semakin sulit, dan harus menyesuaikan ketika daya beli publik menurun,” kata Harto. Nilai tanah di Graha Natura sendiri, kini ditaksir mencapai Rp 12 juta per meter persegi.